Saturday, April 25, 2015

Back to the past 000

Saya lagi terobsesi sama hal ginian jadi saya buat ceritanya tolong kritik dan saran yang membangunn. 1 Permulaan. Disebuah rumah yang lumayan mewah ada 3 anggota keluarga yang sedang makan siang bersama. "Berapa nilai test mu kemarin Ranu?"tanya ayahnya dengan wajah serius (serius bukan sirius black). Abaikan yang ada di dalam kurung hehe. "Aku mendapat nilai rata-rata 98 di test akhirku ayah!"jawab Ranu pada ayahnya. Brakkk, meja dipukul oleh ayahnya. "Hanya 98 kenapa tidak bisa 100 itu hanya nilai anak biasa bagi ayah"tegas ayahnya. "Seperti kau bisa saja orang tua. Aku akan pergi ke rumah Melati"ucap Ranu pergi meninggalkan meja makan dan rumahnya menuju rumah sahabatnya Melati. Kediaman Melati. Melati sedang melihat poto keluarganya dimana ada ayah ibu dan dirinya sendiri. Melati menjatuhkan air matanya melihat poto ibunya. 'Aku merindukanmu, bu'batin Melati. "Melati"panggil seorang pria berumur 40 tahun. "Ayah"ucap Melati. "Ayah tau kamu rindu pada ibumu tapi cobalah untuk mengiklaskan ibumu. Ayah tau ini masih sulit untukmu"ucap Aldi dengan pandangan nanar melihat anaknya sedih atas kematian ibunya. Dirinya sendiri tidak akan berbohong bahwa dia juga sangat sedih atas kematian istrinya yang telah menemani hidupnya selama hampir 10 tahun itu. Namun dia juga tidak mau membuat Alr. Istrinya tersiksa jika harus melihat mereka sesedih ini. Hanya segitu untuk sekarang.

Back to the past 000

Saya lagi terobsesi sama hal ginian jadi saya buat ceritanya tolong kritik dan saran yang membangunn. 1 Permulaan. Disebuah rumah yang lumayan mewah ada 3 anggota keluarga yang sedang makan siang bersama. "Berapa nilai test mu kemarin Ranu?"tanya ayahnya dengan wajah serius (serius bukan sirius black). Abaikan yang ada di dalam kurung hehe. "Aku mendapat nilai rata-rata 98 di test akhirku ayah!"jawab Ranu pada ayahnya. Brakkk, meja dipukul oleh ayahnya. "Hanya 98 kenapa tidak bisa 100 itu hanya nilai anak biasa bagi ayah"tegas ayahnya. "Seperti kau bisa saja orang tua. Aku akan pergi ke rumah Melati"ucap Ranu pergi meninggalkan meja makan dan rumahnya menuju rumah sahabatnya Melati. Kediaman Melati. Melati sedang melihat poto keluarganya dimana ada ayah ibu dan dirinya sendiri. Melati menjatuhkan air matanya melihat poto ibunya. 'Aku merindukanmu, bu'batin Melati. "Melati"panggil seorang pria berumur 40 tahun. "Ayah"ucap Melati. "Ayah tau kamu rindu pada ibumu tapi cobalah untuk mengiklaskan ibumu. Ayah tau ini masih sulit untukmu"ucap Aldi dengan pandangan nanar melihat anaknya sedih atas kematian ibunya. Dirinya sendiri tidak akan berbohong bahwa dia juga sangat sedih atas kematian istrinya yang telah menemani hidupnya selama hampir 10 tahun itu. Namun dia juga tidak mau membuat Alr. Istrinya tersiksa jika harus melihat mereka sesedih ini. Hanya segitu untuk sekarang.

Angin 001 (DuTo's Famiglia)

Yo, aku mengupdate nya lho. Tahun 2015 ada sebuah kelompok pengendali elemen yang merupakan pengendali tingkat atas yang terdiri dari l...